Jumat, 03 Desember 2010

Busway bikin jakartans makin individualis (!?)

Dari zaman saya kecil dulu, saya sudah tau bahwa ada stigma yang melekat pada orang-orang Jakarta: individualis, egois, pokoknya yang -is -is lah... Tapi karena dulu saya tidak banyak ke luar rumah, saya tidak percaya. Paling saya ke Jakarta kalau mau sekolah saja, tapi orang-orang yang saya jumpai tidak menunjukkan sifat-sifat tersebut, apalagi teman-teman saya... amat sangat solider.

Jadi saya bilang stigma itu salah..

Namun belakangan ini saya agak setuju dengan stigma tersebut, apalagi saat saya menemukan kenyataan setiap saya pulang dan berangkat kerja dengan busway.

Dua bulan ini, busway jadi kendaraan saya. dan saya melihat betapa brutalnya orang-orang Jakarta saat berebut busway. Mereka berdasi, mereka menenteng-nenteng BB dan laptop, mereka berpenampilan terpelajar. Tapi saat naik bus, jangan ditanya, ga segan-segan mereka mendorong satu sama lain agar merekalah yang bisa masuk busway, atau dapat tempat duduk. Sikut pun terkadang dikerahkan. Yang penting dia bisa naik bus trans, ga peduli sama orang lain, ga peduli sama jalan licin, ga peduli sama ibu-ibu setengah baya yang jatuh karena terdorong (it really happened several weeks ago).

Ok, saya sih melihatnya gak ada masalah. Cuma ngedumel, tapi sebentar. Tidak seperti kejadian pagi ini yang membuat saya uring-uringan sepanjang perjalanan menuju kantor.

Begini ceritanya,,

seperti biasa, saya naik busway dari Halte Tugas. Kebetulan busnya masih kosong waktu di Tu gas, jadi saya dapat tempat duduk dekat pintu.

Lama-lama, busway jadi makin penuh dan sesak. Sesampainya di halte Matraman, bus tambah penuh lagi. Saat itulah saya melihat sebuah keluarga dengan 2 anak kecil. Yang satu digendong bapaknya, yang satu dipegangi ibunya biar tidak jatuh.

kebetulan mereka berdiri di dekat tempat duduk saya...

Karena ga tega melihat dua anak kecil itu, saya bilang ke si adik "Dek, duduk sini aja ya.." lalu saya berdiri.

Dan belum sempat si anak kecil itu duduk, tiba-tiba dari belakang ada ibu-ibu gendut (maap), masih muda, menyerobot dan duduk di tempat duduk yang saya naiki.

lalu ibu dari anak kecil itu memandang saya, speechless.. apalagi saya.. Lalu saya bilang ke si bu gendut (maaf kalau agak kasar, karena dia benar-benar kelewatan), "Bu, maaf, tempat duduk ini untuk adik ini"

Tapi si ibu gendut itu cuek, dan malah tidur.


AKU SEBALLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLL

dan waktu dia melek, dia melihat si adik kecil itu terhuyung-huyung karena susah menjaga keseimbangan, tapi si bu gendut itu cuma kedap-kedip, senyum-senyum. Saya juga tidak yakin dia waras atau tidak.

Dan sepanjang jalan dari halte Matraman ke Dukuh atas itulah saya ngedumel dalam hati, sementara si ibu gendut itu duduk di depan saya dengan santainya. Oya, si adik kecil akhirnya dapat tempat duduk lain yang ditawarkan orang lain untuknya. Ingin sekali rasanya saya menonjok si ibu itu. Memang anarkis, tapi ini sudah kelewatan...

beberapa menit berlalu, akhirnya saya sampai di Dukuh atas. Karena masih tidak terima dengan perlakuan aneh si Ibu Gendut tadi, saya melakukan perbuatan yang jahat. Beruntung saat itu saya sedang memakai sepatu yang haknya tinggi dan agak lancip.. So??????????? saya injak kakinya... hehehhehe. Dan saat dia marah-marah dan mengutuki saya, saya lari menyusuri jogging tract menuju ke senayan.. hehe..

Bu Gendut, siapapun diri anda, saya benci anda..


dan saya tidak tau apakah tempat duduk di busway bisa membeli rasa kemanusiaan dan kesolidaritasan seseorang?

Jakarta emang gila...

Jumat, 26 November 2010

Being a Teacher (in memoriam)

mentang-mentang hari guru kemaren, gw jadi mellow dan mengingat-ingat masa-masa gw jadi guru.. itu masa-masa apa namanya ya? masa-masa polos, gak juga... masa ga enak, tapi enak-enak aja.. masa muda, tapi sekarang juga masih muda.. haha, dudul, kenapa jadi ngemengin nama2 masa.. masa bodoh lah.. haha

back to my previous job, gw jadi inget, dan ngerasa bersalah banget. kayaknya gw pernah membuat seseorang anak perempuan kelas 5 luka batin... hiks hiks...

berawal dari takdir gw untuk mengajar kelasnya dia (sebut aja namanya N), gw gemes banget setiap liat dia. Bayangkan, kulitnya putih, rambutnya panjang, mukanya sipit, badannya gempat, dan pipinya itu lhoooooooo.... ga nahan............. sering gw cubit....

dan kalo gw udah gemes sama dia, kadang gw berlagak seakan-akan gw pengen makan dia sambil bilang " Waaaa........I want to eat you, Bakso'

yes, gw manggil dia bakso, or meat ball.. hehe, jail banget yak jadi guru.. but she seemed to be fine...

Malah dia balas manggil gw Miss Mie... "Kalo aku bakso, Miss Riana mie nya.." hahahahha

ya udah, fair donk, dia ngatain, gw juga ngatain.. di luar kelas pula... dia juga seneng2 aja keliatannya.. dan semua itu berjalan selama 6 bulan alias satu semester, dan diakhiri dengan ujian kenaikan level.

Ketika ujian udah lewat, dan saatnya dia masuk ke level baru, gw dapet jatah ngajar kelasnya lagi..

Pertemuan pertama dia ga dateng..

Pertemuan kedua dia juga ga dateng..

Lalu wali kelasnya nelepon anak itu,dan olala....

mamanya bilang gini: "Anaknya gak mau masuk nih Mbak, katanya suka diledekin bakso bakso sama temen-temennya"

dan atasan gw pun bertanya: "Ri, is it true that the friends often mocked her as Bakso?"

dan dengan polosnya gw bilang: "No, Miss.. but i did"

atasan gw dan temen-temen gw ketawa ngakak..

Gw diem aja, mau ngakak tapi ga enak, mau sedih, juga gimana.. abis alasannya konyol banget..hehe

but deep inside my heart gw sedih.. tuh anak ga pernah balik-balik lagi ke tempat lesnya.. hiks hiks...pas gw sapa di chat facebook juga dia ga bales...

maapin Miss Riana ya... semoga dia ga luka batin.. hehe...

Jumat, 10 September 2010

DOKTER PALSU!!!!!

pernah nonton film Warkop DKI gak??? itu lho..film yang dibintangin Indro, Almarhum Dono and Kasino...

kalo pernah..bagus... kalo ga pernah, yang jelas di salah satu film mereka ada cerita tentang seorang laki-laki dari rumah sakit jiwa yang suka menyamar menjadi berbagai macam profesi, termasuk dokter... bagi yang pernah nonton tuh film, peran itu dimainin sama laki-laki item, kurus, tinggi, yang kadang-kadang kalo senyum giginya emas...

nah,,itu juga yang dialami bokap gw...

beberapa hari sebelum lebaran, bokap ngeluh pusing and pandangannya berkunang-kunang. Lalu, dengan diantar nyokap gw, beliau pergi ke dokter 24 jam, takut kenapa-kenapa soalnya. Kebetulan yang jaga di klinik 24 jam itu adalah seorang dokter wanita dan seorang apoteker.

setelah beberapa lama, bokap pulang ke rumah dengan hati lebih lega. "Asam lambung tinggi" kata dokter. Dokter itu juga ngasih beberapa obat untuk menetralizir sakitnya Bokap. sementara bokap minum obta, nyokap gw nyeritain dokternya. she said, dokternya baik, sabar, perhatian, malah sempet ngobrolin lowongan kerjaan segala.

kira-kira dua hari sesudahnya, bokap gw sembuh, dan kita gak pernah ngebahas dokter itu lagi.

tapi, setelah itu, kebetulan temen nyokap gw ada yang dateng ke rumah, mau silaturahmi. beliau tinggal di deket klinik 24 jam, seberangan malah, cuma terpisah sama kali kranji. namanya ibu-ibu, pastilah cerita-cerita tentang updated news dari kedua belah pihak, dan nyokap gw nyeritain tentang bokap.

"Dokternya cewek, pake jilbab bukan?" kata temennya nyokap

"Iya, baik tuh dokternya" kata nyokap.

"Wets, hati-hati lho, dia bukan dokter, dia cuma PURA-PURA jadi dokter"

"Ah, yang bener????" kata nyokap. lalu nyokap menyebutkan semua ciri2 sang dokter.

"Iya, bener,,,dia itu bukan dokter... dulu dia perawat yang jadi istrinya dokter, tapi ditinggal nikah lagi. suaminya nikah lagi sama perawat lain, terus buka klinik S*L*S*H (klinik di Jalan Bintara). terus dia stres, makanya ngaku-ngaku dokter"

Nyokap gw melongo. "Masa si?"

"Iya,, sekarang dokternya cuma dia kan? dokter-dokter muda yang lain udah pada berenti gara-gara sebel sama dia"

emang sih beberapa waktu yang lalu pas gw ke sana ada beberapa dokter muda.

terus, temen nyokap gw menyebutkan nama seorang temen nyokap yang lainnya, "Itu, si Pak A (sebut aja gitu, hehe) dulu ke sana, sakit. tapi balik lagi karena tau kalo yang praktek di situ bukan dokter"


untung bokap gw ga kenapa-kenapa..... untung penyakitnya ga berat and obatnya ga masalah, itu yang pertama kali terbersit dalam pikiran gw.

Film Dono!!!! itu yang kedua...



Kudu digrebek tuh dokter kayak gitu!!!!! Perawat ya perawat, dokter ya dokter!! bayangin deh, yang dokter2 beneran aja sering malpraktik, apalagi dokter gadungan???? itu yang ketiga.

maasalahnya kalo nge-greberk kan kudu ada bukti-bukti yang kuat dan otentik, nah untuk ngedapetinnya, butuh waktu, Guys...

so...

Tulis di blog... itu akhirnya...

so, buat temen-temen yang tinggal di Duta Kranji khususnya, please ati-ati kalo mau ke dokter 24 jam di seberang kali kranji... ga main-main nih.. salah-salah bukannya orang yang sakit sembuh, malah tambah parah.

buat temen-temen lainnya, harap berhati-hati juga kalau kamu ke klinik manapun. pastikan dokternya bukanlah dokter gadungan.

semoga peristiwa ini cuma dialami bokap gw beberapa hari yang lalu, dan jangan sampai orang lain juga terjebak sama muka manisnya si dokter gadungan itu.

Selasa, 31 Agustus 2010

JOKJA BERHATI NYAMAN

Jokja emang berhati nyaman, sesuai sama semboyannya...

waktu nyokap gw mengirim gw ke kota ini, mungkin Beliau udah kepikiran kalo kota ini akan memberi banyak dampak positif buat gw.. (apa negatip ya?? secara jadi ga pengen pulang, hehehe)

bukan cuma pendidikan formal yang gw dapet, tapi juga pengalaman, kemandirian, dan persahabatan... yang terakhir ini yang paling bikin gw enggan mudik ke jakarta...

i just can say thank you for everything I have got here... for the most beautiful friendship... for all my friends:
1. temen-temen syantikara: hehehehee,i really thank you for the great chance to meet you, do and share crezy things with you... and all of our memories will be the sweetest memories ever...

2. temen-temen kampus: yang juga merupakan teman-teman senasib sepenanggungan, berjuang bersama demi mencapai cita-cita..hehehe.thanks for kegilaan-kegilaan dan kecerdasan-kecerdasan yang telah kita buat... it needs uncountable time to forget you...

3. temen-temen alpha: yang sudah memberikan ku kesempatan untuk belajar segala hal, bukan cuma bahasa Inggris... termasuk belajar bagaimana rasanya jadi seorang guru yang menuntut tanggung jawab yang besar, dan bagaimana rasanya punya murid... hehehee. Gonna miss the days i spent with you...

4. temen-temen KMKAJ dan frater2nya: this is the hardest good bye i have to say....thank you for being my great friends for me... makasi atas malam-malam minggu yang dilewati bareng-bareng dan hari minggu yang cerah ceria.... kehadiran kalian membuat gw lupa kalo gw jomblo.. hekekekekekkeke.... trims banget atas kebersamaannya sehingga Seminari Tinggi Kentungan dan sekitarnya merupakan tempat favorit kedua buat gw setelah syantikara... sukses buat semuanya, friends.. bagi yang awam, suemoga sukses dengan study and pekerjaan,,, buat yang jomblo forever alias para frater, semoga sukses dengan study dan pelayanan... semoga Tuhan memberkati kalian supaya jadi romo... (coz gw ogah kalo disuruh naksir kalian, tapi ga rela juga kalo ada wanita lain yang memiliki kalian *egois mode: ON*) hakakakakka... so, becoming priest is the best way for u, I think...hehehehhee


once again, thanks for everything i've got here...

still trying to remember that yogya-jakarta is only one hour... so it will be easy for me to reach you when i miss you....

Selasa, 24 Agustus 2010

Pelit pangkal kaya???? hkakaakkakaka

ini kisah tentang temen ku yang jago lip service dan mungkin kalo beli sesuatu ga pake nawar lidahnya bisa gatel-gatel.. hakakakaka

ceritanya gini...

suatu hari, sebuah kafe baru aja didirikan di Jalan Kaliurang km 7, Jogjakarta. namanya Kafe Noir, artinya Hitam dalam bahasa Perancis. Nah, temenku itu, sebut aja namanya A, pergi ke sana waktu soft opening kafe. dia ngajak temen-temennya berbanyak (lupa jumlahnya) dan alangkah beruntungya mereka, mereka cuma ngeluarin duit dikit... ternyata dalam rangka soft opening, ada diskon 50-70% untuk pengunjung, dan itu berlaku seminggu sejak pembukaan kafe. senanglah temenku bersama teman2nya yang lain.. siapa yang ga seneng dapet kopi enak, makanan enak, tempat dingin dan pewe serasa rumah sendiri, udah gitu internetnya cepet banget. Perfect!

trus, saking senengnya ngumpul di kafe itu, si A tadi ngajakin gw dan temen-temen gw untuk ngumpul disana. dia promosi abis-abisan, nyeritain keberuntungan yang dialaminya, terutama soal diskon.

"tapi sekarang kan udah lebih dari seminggu dari bukaan kafe," kata seorang temen.
"iya, tapi tetep 50 % kok diskonnya" kata si A
"yang bener lo?" kata temen gw ga percaya
"bener..kemaren gw tanya mbaknya, katanya kalo hari ini ke sana masi 50 %"
"kalo ga diskon segitu lo yang tanggung ya.."
"ok"

dan jadilah gw berbondong-bondong ke sana (cuma ber-6 doank si..hehehe). begitu nyampe, gw dan temen gw yang insialnya S ngeliat pengumuman yang ada di depan pintu kafe: untuk seminggu ke depan diskonnya 20-30%. wah, bener kan, si A ngawur.

dan proteslah kita ke A

"tuh, lo liat sendiri deh, diskonnya kagak 50%"
"ah, jangan percaya ma tuh tulisan" kata A
"lah, gimana gw ga percaya, nih tulisan pasti yang nulis si mbak-mbak kafe.."
"udah masuk aja, ntar kalo diskonnya ga 50% gw yang nombokin"
"bener lhooooooooooo"

dan emang kafenya enak banget. karena belom banyak yang tau keberadaannya, jadi serasa ekslusif banget. kafenya ga gede, tapi nyaman. ada 2 lantai, lantai pertama untuk non-smoking area, yang kedua untuk smoking. karena temen gw ada yang ngerokok, kita naik ke lantai dua.

ada TV-nya

ada sofa-sofa besar dan empuk

ga ada orang lain selain kita...

NICE....

enak sih buat ngumpul bareng temen-temen sambil ngupi-ngupi

dan kita memesan berbagai macam kopi dan snacks...

sampe akhirnya jam 11 malem tiba dan kami menuju kasir untuk membayar...

emang diskonnya tuh 30 %, seperti yang ditulis di depan...

dan kita melototin si A, bukannya keberatan bayar, tapi pengen buktiin kalo keyakinannya salah...

dan di luar dugaan, si A bilang ke mas-mas kasir

"Lho, Mas, bukannya diskonnya 50 %?"
"enggak, Mas, sekarang 20-30%, soalnya udah lewat dari seminggu"
"tapi kan lewatnya baru sehari, Mas"
"iya, tapi udah peraturannya, Mas"

hakakakakkaka, sukurin lho, A, makanya jangan sotoy alias sok tau...

tapi bener-bener di luar dugaan, dia masih ngotot

"coba donk saya mau ketemu manajernya," kata si A

lalu sang kasir memanggil sang manajer

si A ganti bicara sama manajer

"Mbak, gimana nih, kemaren waktu saya ke sini katanya diskonnya 50%"
"iya, tapi sekarang udah lewat dari seminggu, Mas"
"Yah, gimana nih, saya udah bantuin promosi, Mbak, udah bawa temen-temen saya ke sini, Mbak harus tanggung jawab"

gw dan temen-temen yang lain langsung berpandang-pandangan. KENAPA MBAKNYA YANG KUDU TANGGUNG JAWAB????? KATA-KATA YANG ANEH UNTUK DINALAR....

sayangnya, kata-kata itu membuat mbak manajer berpikir ulang, belum lagi ditambah janji-janji manis si A yang akan mengajak lebih banyak teman ke kafe itu.

akhirnya...

"ok, 40 % ya diskonnya" kata si manajer

A memang sakti!!!!

dan dia tersenyum dengan bangganya... sementara gw dan temen-temen yang lain pura-pura cuek, padahal dalem hati malu banget.. pengen banget rasanya ga mengakui si A sebagai temen.. hakakakakakakkakakaka

maapin kita-kita ya, Mbak..karena kita mampir ke kafe mbak, mbak jadi rugi 10 %... semoga kafenya tambah laku... AMIN...hehehehehhee

Minggu, 22 Agustus 2010

MY BIKE..T.T

pengen cerita tentang hari kamis-ku yang gak banget...

jam 8 pagi, gw dengan semangatnya berangkat ke kantor, secara tinggal beberapa hari lagi bisa ke kantor naik sepeda...

berangkat dari asrama Syantikara, semua lancar2 aja... ga ada kendala... cuma ban aja yang agak-agak seret.. tapi waktu gw cek, ban depan and ban belakang gw keliatan ok... so, i kept on going...

tapi begitu sampe di jalan mangkubumi, ban depan gw semakin seret... rem depan sampe terkikis... makin lama makin seret, sampe akhirnya gw turun dan mengecek keadaan ban..

dan apa yang terjadi???

OLALA...... Peleknya bengkok!!! Ban gw kondisinya udah gak banget, menggembung gede banget kayak bisulan...

"Cari bengkel' itu yang terbersit dalam pikiran...
"tapi ga ada bengkel sepeda" itu kata akal sehat
"paling enggak cari bengkel motor" kata gw menenangkan...

ok, akhirnya cari bengkel motor and seneng banget ketika ngeliat bengkel motor di seberang jalan...

gw coba untuk ngedorong sepeda gw ke sana, tapi ga bisa....ga gerak...

coba lagi...

ga bisa lagi!!!

'aduh, masa stuck disini', kata gw, secara jam udah menunjukkan pukul setengah sembilan kurang sepuluh, dan setengah sembilan kudunya masuk kerja...

akhirnya gw nekat aja,, sepeda gw naikin, dan gw nyoba goes...

satu goes,,, dua goes,,, ti...

JEDARRRRRRRRRRRR!!!!!!!!!!!!!!!!

ban gw sepeda gw pecah!!!!!!!!!!!!!!! dan mengeluarkan bunyi yang amit2 gedenya!!! OLALA!!!!! semua orang nengok ke gw.... MALU....

and then, dengan ga ada tujuan, gw coba jalan ke stasiun Tugu... beberapa tukang becak bersimpati sama gw dan bertanya "kenapa, Mbak?"

dan mereka menunjukkan sebuah bengkel sepeda yang ditungguin seorang bapak tua...

akhirnya sepeda gw di cek.. dan vonisnya adalah, "harus diganti, Mbak, peleknya"

ok....

"Bapak jualan gak ya?" tanya gw penuh harap

"Gak ada, Mbak"

"oya, katanya ada toko sepeda di deket sini?

"ada, mbak... tapi bukanya setengah sepuluh"

TOANGGGGGGGGGGGGGG!!!! SAAT ITU JAM MENUNJUKKAN JAM 9:40

MAU NANGIS...

akhirnya gw putuskan untuk bawa pulang sepeda naik taksi...

namun, untuk mencari taksi, gw kudu jalan dulu ampe gereja Kota Baru... dengan nuntun sepeda...

di depan gereja Kota Baru, akhirnya gw bisa jegat taksi... tapi waktu gw tannya, "Bisa bawa sepeda gak, Pak?"

dan bapaknya bilang "enggak"

ya ampun,,,, pengen banget rasanya marah2 ke bapak taksinya... kayaknya bokis banget... kayaknya gw sering liat orang bawa sepeda di bagasi taksi....

tapi ya udahlah.. daripada nambah2in bad mood, gw bilang ga jadi aja

dan lanjutlah acara dorong mendorong sepeda... capek!!

dan akhirnya terbersit pikiran, "coba tanya tukang becak deh"

dengan ga yakin, gw datengin tukang becak di depan gereja, and...DIA BILANG OKE!!!

alhamdulilah, akhirnya ada juga seorang penolong yang bisa membawa sepeda gw balik ke asrama... HUFFFFTTTTTTTTTTTTTTT

dan akhir cerita, gw naik becak sambil bawa sepeda, dan telat masuk kantor..hehehe

tapi gw bersyukur... kadang-kadang, orang yang kita kira ga bakalan bisa kita andalkan, ga kita perhitungkan akhirnya mau nolongin kita, dan sebaliknya orang yang kita andalkan malah ga mau... mungkin tukang taksi itu punya alasan, mngkin takut mobilnya lecet... tapi ya sudahlah..

terimakasih untuk pak becak, yang sudah menolongku saat itu... semoga rezekimu lancar, Pak...

my bike, i'll take care of you tomorrow..:-)

JOGJA BERHATI NYAMAN

sekarang saatnya untuk bener2 menghitung hari...

meskipun otak masih berpikir bagaimana caranya tetap di kota ini, ok, at least ga usah ke bekasi, or jakarta, alias ga usah pulang kampung... seems i don't belong to that city..

rencananya minggu-minggu ini mau gw pake buat seneng2, sebelom pulang, make the most beautiful memories ever,,,, HUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA,, TAPI MALAH TAMBAH GA PENGEN PULANG...

love the friendship i've built here... temen2 kuliah, kantor, komunitas, frater-frater,,, semuanya...

tapi katanya kalo tetap di sini, ga bakalan maju2, semaju kalo gw di kampung halaman..hehehhehe

i will miss you, everybody, and i always will...

Senin, 19 Juli 2010

TOO MUCH STUPIDITY WILL KILL YOU

mungkin emang dari sananya gw ga boleh jadi guru....

ga bakat

not talented

not gifted....


i should have been realized it...

arrrgggghhhhhhhhhhhh

i used to think that i could learn to be a good teacher for my students...

but now I don't think so...


and i'm really down today...


i didn't blame anyone...

i blamed myself for being too stupid...

aaaaarrrrrrggggggghhhhhhhhhhhhhhhh

still 7 weeks to go

and i began those remaining weeks with something stupid...


and unsatisfying...



T_T

Selasa, 01 Juni 2010

dunia tanpa suara

kemarin gw dapet pengalaman yang berhargaa.....banget. gw berkunjung ke SLB Hellen Keller Indonesia di Wirobrajan.

Tadinya gw pikir gw gak bisa ikutan baksos anak2 KMKAJ, coz gw diundang ke pesta ultahnya ibunya bos gw (kok banyakan -nya ya..., hehehe). tapi pas hari sabtu (the unpredictable saturday night), frater ulun bilang kalo dia mau nyusul ke sana. ya udah, akhirnya hari minggu gw nge-hitchike si frater ke hellen keler. thank u frater...

dan gw seneng banget berada di sana. ini pengalaman pertama gw berkomunikasi sama anak2 yang luar biasa. kebanyakan dari mereka adalah anak-anak tunarungu, beberapa down syndrome, dan beberapa mengalami masalah dengan indera penglihatan.

alhasil,, kalo gw mau berkomunikasi sama mereka, gw kudu pake bahasa isyarat. emang sih agak susah ngapalinyya, tapi gw coba. dan gw berhasil berkomunikasi ama mereka. hore...

dan di sana gw temukan dunia yang agak sedikit berbeda dengan dunia gw. mungkin dunia gw dan di dunia lo yang lagi baca note ini, suara menjadi sangat penting untuk berkomunikasi. gw ngajar pake suara,bercanda pake suara, marah-marah pake suara, ngedumel pake suara, nyanyi juga pake suara. we need to hear and produce sounds.

kemarin gw menemukan di mana semua tidak harus dilakukan dengan suara. tau gak? mereka bisa nyanyi loh, dengan gesture. jadi pas tiba2 gw ngajak mereka ngobrol (gak ngobrol juga si, yah nanya yang sederhana) mereka tiba2 gerakkin tangannya sendiri. dan ibu asrama mereka bilang kalo mereka lagi nyanyi. wauw, istimewa sekali. Mereka bisa bernyanyi, berdoa, bercanda, dll dengan gerakan tangan alias bahasa isyarat. gw bener2 kagum.

gw juga kagum sama orang2 yang mengurus anak-anak yang luar biasa itu.Ada Mbak Rani, Mas Asep, Suster, dan beberapa orang lainnya yang belom sempet gw tanya namanya. mereka tuh bisa sabar banget mendidik anak2 yang sekolah di situ. sumpah, gw salut banget.

waktu jam sudah menunjukkan setengah delapan malem, gw n' anak2 kmkaj laen pamitan. hiks2, waktu itu gw sedih banget. rasanya gw masih pengen main sama mereka. masih pengen ada di sana. waktu perjalanan pulan, i already missed them, apalagi sama sigit yang udah mulai sekolah di sekolah umum, angga yang berkacamata tebal, prayogo yang badannya lagi panas waktu kita pulang, hasna si cewek yang imut dan lucu, and herman: anak yang paling besar yang ada di asrama itu waktu kita ke sana. eh, ngomong2 soal herman, sumpah tuh aanak cakep banget. dia itu kalem dan sebagai anak yang paling besar, dia sabar banget membimbing adek2nya yang masih kecil. iiih, naksir deh gw (kumat na pedofilnya? hehehe), gak dink, cuma gw seneng aja liatnya, gw doain kalo dia besar nanti dia dapet bini yang baek (hahahaha, paan sih???)

selamat untuk para panitia baksos. keren banget acaranya. gw harap kunjungan ke yayasan hellen keller indonesia kemaren bukanlah kunjungan yang terakhir. gw harap, besok2 kita bisa menyisihkan waktu untuk maen ke sana lagi bareng2. because i've missed them already.

(btw, ini note udah lama banget, cuma biar ada kerjaan aja gw salin...hehehe..)

Minggu, 30 Mei 2010

That community is still under construction,

apa yang anda rasakan jika anda sudah nyaman berada dalam sebuah komunitas, namun tiba-tiba komunitas itu bubar karena kesibukan para pengurusnya???

MIRIS...

itulah yang saya dan beberapa teman rasakan tentang kominitas ini...



didirikan oleh seorang frater projo dibantu beberapa orang mahasiswa, komunitas ini berdiri berdasarkan dasar keimanan, tempat asal, dan status kemahasiswaan yang sama... tadinya komunitas itu cuma terdiri dari beberapa orang saja, namun pada akhirnya anggota-anggotanya bertambah dan semakin besar...

dan mulailah kegokilan-kegokilan anak-anak metropolitan di jokja... dengan kegiatan yang bermacam-macam, dan out of our prediction, we can share our laughter, our thought, and our stories together. ga usah jauh-jauh, RAPAT, yang biasanya dibenci sama orang-orang, menjadi sebuah kegiatan yang mengasyikan di komunitas ini... selain itu, komunitas ini juga punya wadah-wadah kegiatan untuk memberi tempat bagi bakat dan hobi, ataupun yang cuma iseng-iseng aja, misalnya futsal, naik gunung bareng, sepedaan bareng, dkk... kentungan, yang menurut pikiran saya adalah sebuah tempat yang sakral, secara di tempat itulah calon-calon imam tinggal dan belajar, menjadi sebuah tempat yang nyaman dan mengasyikkan. para calon imam, yang tadinya saya pikir sangat holy, ternyata bisa nyambung dengan mahasiswa.. upz, bukan mau mengatakan bahwa mereka tidak holy (hehe), they are holy, but mereka ga alergi sama kehidupan mahasiswa yang penuh gejolak, dan mereka bisa memberi pendekatan sebagai teman, bukan sebagai imam yang berceramah...

dan kegiatan-kegiatan berkelompok yang ada juga seimbang antara kegiatan duniawi dan rohani.. kita sering berkumpul cuma untuk nongkrong di kafe, nonton, atau jalan-jalan, tapi kita juga taize, misa, kuis-kuis kitab suci, ngamen di gereja, dan baksos mengunjungi Yayasan Helen Keller, tempat anak-anak yang kurang beruntung kaena indera mereka tidak lengkap...

semuanya menyenangkan dan nyaman!!!

hanya sayang, karena tidak adanya regenerasi dan sibuknya pengurus, komunitas itu vakuum...

dan sayangnya, saya dan beberapa teman masih terlalu cinta pada komunitas ini... karena komunitas inilah yang membuat saya measa hommy di jokja...

saya tidak menyalahkan siapa-siapa akan nasib komunitas ini...

saya cuma mau komuitas ini hidup lagi, seperti dulu, dan itulah yang sedang kami usahakan...

dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat informal, seperti belajar masak (belum pernah denger kan???hehehe), nonton bareng, jalan-jalan ke tempat wisata, dan ziarah yang baru saja kemarin dilakukan, komunitas ini mencoba untuk mengulang lagi masa-masa kebersamaan yang dulu... semuanya asik.... semuanya bertujuan untuk mengembangkan diri.. semuanya bertujuan untuk menciptakan persaudaraan dan keakraban...

so, teman-teman yang berasal dari keuskupan agung jakarta, silakan bergabung dengan kami.... silakan datang dan nikmatilah acara-acara kami... dan jadilah bagian di dalamnya...ok?? we're looking forward to seeing you...

Senin, 12 April 2010

a moment to keep me being grateful

xixixixi, gw baru buka ep es 9baca fs alias friendster, and i found this note. mari ostalgia.. xixixixixi)

Thanks God for saving my life

Ahhhhhhhhhhh…. gw gak nyangka kalo detik ini gw masih bisa bernapas sambil mencet keyboard and senyum2 baca comment dari lo-lo pada. padahal hari sabtu kemaren nyawa gw udah di ujung tanduk. gw bersama dua temen gw, dani and clay tersesat di merapi n’ nyaris tenggelam di lautan pasir.

Kalo masih ada waktu buat baca ni blog, lanjutin ke bawah, karena gw bakal cerita semuanya. tapi kalo gak sempet, gpp. yang jelas, gw cuma pengen bersyukur karena gw, dani, clay masih diberi kehidupan.

gini, gw naik ke merapi hari jumat sore and rencananya baru turun minggu pagi. Gw pergi ke sana ber-5: ada Fr. Tommy, Fr. Romanus, Dhani, Clay, and gw. gw naik dari selo.

hari jumat malemnya gw mulai naik, started at more or less 7.30 p.m. jam 12 malem, gw dah sampe selo kopo nduur, n’ tinggal 1 setengah jam lagi nyampe puncak garuda. kita nge-camp di sana n’ nunggu pagi.

Paginya, biz makan, ber-5 kita naik bareng2 ke puncak. di tengah jalan, Fr. Romanus sakit karena gak tahan dingin. dia memutuskan balik ke camp, ditemenin Fr. Tommy. akhirnya cuma gw, dhani, and clay yang nerusin ke puncak. padahal yang udah pernah naik ke puncak tuh cuma fr. Tommy.

sebelom ke puncak, gw ketemu ma pendaki lain yang udah turun dari puncak. kita nanya jalan mana yang harus diambil untuk ke puncak. mereka bilang, kita harus belok kanan kalo ada batu bersusun tiga. tapi gw and temen2 gw gak nemu batu yang dimaksud, akhirnya cuma ngikut feeling. nyampe puncak sih, tapi rutenya susah banget. terjal banget. sampe2 kayak wall climbing.

udah puas ngeliat puncak Garuda, gw and temen2 gw turun. sebelom turun, kita mikir, gak mungkin kalo kita lewat jalan yang dilewatin waktu naik. soalnya sumpah, terjal banget. jadi sebisa mungkin cari jalan yang gak terjal2 banget.

and you know what, makin turun, jalan yang ditempuh makin terjal. tiba2 kita sampai di lautan pasir yang kaya ga ada ujungnya. gw, dani, and clay guling2an di pasir sekitar 3 jam, sementara batuan2 di atas berjatuhan.

akhirnya, dani ngeliat ada pohon di bukit yang ada di kiri kanan lautan pasir. gw and temen2 gw akhirnya manjat batu lagi untuk mencapai bukit itu. di sana bener2 sepi, gak ada rumah penduduk. kita nyoba hubungin Fr. Tommy untuk ngasih tau kalo kita nyasar.

di tengah kebingungan itu, tiba2 ada suara seorang bapak2. harapan gw, dani, and clay muncul. ternyata itu suara bapak2 yang lagi nyari rumput. bapak2 itu gak sendiri, dia sama temen2 sedudunnya, ada ibu2 and mbak2nya juga.

mereka nunjukkin jalan ke pos babadan. wah, thanks banget buat mereka. kalo gak ada mereka, mungkin gw, dani, and clay dah gak bisa balik. di pos babadan gw juga dilayanin dengan baik sama Mas Yuli, orang yang bertugas ngamatin merapi, n’ aduh gw lupa nama bapak yang satu lagi, yang udah baik banget.

dari babadan, gw naik lagi ke selo. wah,,,, gak ada yang bisa gw omongin selain kata syukur. pengalaman naik gunung kali ini bener2 mengegangkan, mengerikan, tapi manis untuk dikenang.

terima kasih untuk semua orang yang udah menolong gw, dani, and clay. semoga tuhan membalas kebaikan kalian berlipat-lipat. sori banget buat Fr. Tommy and Fr. Romanus karena udah bikin mereka khawatir. Fr. Tommy, maaf ya, karena harus batalin janji, naik ke puncak dua kali, n’ nangisin gw, dani, n’ clay di puncak. maafkan umatmu yang bandel2 tapi manis2 ini ya…. hehehehehehe. semoga gak kapok untuk bertualang bareng lagi.

anyway sekarang para frater yang disebut sudah menjadi romo..selamat berkarya,yak, Mo... hehehehehehhe