Rabu, 18 Mei 2011

Maaf, Aku Salah Memahamimu.. :(

Pendahuluan:
Kalau teman-teman mengira ini blog tentang roman picisan, itu tidak salah, hanya kurang tepat, hahay..

Jadi ceritanya begini. Minggu kemarin, saya dan 2 teman saya, Mbak Septi dan Mbak Zee menggelandang gratisan di negri orang. 2 malam pertama, kami menginap di daerah Outram, biar dekat sama tempat training. Nah, malam terakhir, karena trainingnya udah selesai dan pengen pulang pagi (mumpung jauh dari rumah dan ga ada yang ngawasin, hehe)kami mau pindah hotel di daerah yang lebih strategis yaitu Bugis. sebelumnya, saya udah booking buat satu malam. Nah, rencananya sebelum benar-benar pindah ke hotel bugis itu, kita bertiga mau survei daerahnya dulu, biar besoknya ketika bawa barang-barang, ga usah nyari-nyari alamatnya lagi.

Sesuai yang ada di internet, alamat hotel adalah Jalan Kubor. Ancer-ancernya sih di dekat Bugis Junction. Dari Little India, kita bertiga naik bis dan berhenti di depan Bugis Junction.

Secara ancer-ancernya udah ketemu, kita kira akan mudah menemukan hotel yang dimaksud. Tapi boro-boro... dari 10 orang yang kita tanya, satupun ga ada yang tau Jalan Kubor!! wewwwww... Singaporeans.. I wondered why..

Jadilah saya dan kedua teman saya itu menggelandang di negeri orang. Setiap bertanya, jawabannya bisa berbeda lagi. Orang yang satu bilang ke kanan, orang lain bilang ke kiri. mungkin 2 jam kali ya saya memutari Bugis Junction dan sekitarnya tanpa hasil.

Sampai akhirnya saya dan teman-teman berhenti di depan sebuah gereja. Dari depan gereja itu, kita bisa melihat kalau di seberang kita juga ada pintu gerbang. Jadi intinya, gereja itu punya dua gerbang. Nah, karena kita melihat di gerbang seberang ada seorang penjaga, yaitu bapak tua, sedangkan di gerbang tempat saya berdiri tidak ada siapa-siapa, saya dan teman-teman masuk dari gerbang tempat kami berdiri, melintasi gereja, dan berhenti di depan bapak tua itu.

dengan sopan *cieilah, haha*, saya menghampiri Bapak tua itu sedangkan teman-teman saya berdiri agak jauh di belakang saya. dengan bahasa inggris yang pas-pasan, saya bertanya kepada bapak tersebut:

"Excuse me, could you show me the way to Jalan Kubor?"

di luar dugaan, bapak itu menjawab

"GO AWAY!!!!". sambil menunjuk-nunjuk saya.

gilaaaa... apa salah saya?????????

saya coba tanya lagi lebih pelan. dari logatnya dan penampilannya, saya yakin dia bisa bahasa mandarin. Mungkin dia kurang bisa berbahasa inggris

"Rrr... Sorry, But i would like to know Jalan Kubor"

"GO AWAYYYYYYYYYYYYY!!!!!!!" kali ini lebih keras

dan saya makin kaget

apa karena saat itu saya sedang memakai rok pendek dan mencari hotel ya? jadi kesannya cewek yang ga bener. udah gitu numpang lewat di gereja. Benar-benar gak pantas. tapi kan saya cuma tanyaaaaa... please dehhhhhhh

"YOU GO AWAYYYYYYYY!!!!!" kali ini bapak tua itu bangun dari duduk manisnya dan berdiri.

wew,,,, daripada dirajam, mending saya berenti nanya. teman-teman saya sepertinya mendengar pembicaraan saya dengan sang bapak. Mereka juga bingung, kenapa saya diusir.

Ketika saya sedang menggerutu ke teman-teman saya, bapak itu datang menghampiri kita.

"You go away?" kata sang bapak. kali ini dengan nada lembut

lah, ngapain dia nyamperin kita lagi?? jadi, saya dan kedua teman saya cuma melongo

"You.. want.. to.. go..where..?"

OOOOOOOOOOOOO...... ternyata si Bapak mau bilang 'you want to go where???'

GEBLEK... kenapa tadi dengernya 'GO AWAY",sampai mikir yang macem-macem pula. hahaha

jangan ngomongin grammarnya si bapak di sini, yang jelas, ternyata informasi dari bapak itu benar dan akhirnya hoteln\ya ketemu.

Terimakasih, Pak.. Maaf, saya salah memahamimu... hehehehehe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar